Sebuah pertanyan

Sampai kapan ?

Sampai kapan asbak melindungiku ?
Sampai kapan pintu kamar membatasi ?
Sampai kapan earphone membuatku tuli ?
Sampai kapan aku sanggup terus berpura-pura ?

Sampai kapan ?

Sampai kapan aku sanggup berkata tidak terus menerus ?
Sampai kapan aku menolak lagi dan lagi
Sampai kapan aku terus berada dalam lingkaran yang membuatku mundur ?
Sampai kapan ?

Sampai kapan kah kata menyerah itu sampai di sini ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menulis

Hari ke 40

Kesedihan