tanpa judul
untuk seorang wanita, titipan Rikonpriansyah malam itu awal perkenalan kita mealui media sosial. kau begitu cuek dan angkuh. perbaris keluar dari chatmu. namun aku terus berusaha mengenalmu. ku akui aku tertarik,sosokmu. Putar. waktu terus berputar, kini kau mulai menerima hadirku, walau hanya teman. senyumku mengembang. berdebu jantungku, tak sia-sia selama ini usahaku. perjumpaan pertama kita. aku membawakanmu dua buah ice cream sederhana. hasil taruhan moto gp. memang terkesan bodoh, tapi aku senang karena pada akhirnya kau tertawa. setiap pagimu aku selalu ada di depan gangmu.dan siangmu aku selalu hadir di samping sekolaah tk mu. semula semua berjalan indah. tapi aku mulai merasakan kecanggungan dalam dirimu. seperti ada yang berbeda namun apa? di setiap perbincangan kita selalu terselip nama pria yang kau banggakan. soeolah kehadiranku tak kau hiraukan. andai hati ini bisa beicara tentang perasaanku yang sebenarnya. tapi apa daya, nyali seolah tak mendukung. dan kau begitu ce...