moccacino hangat ternikmat
Ingatanku terlempar. Masih jelas di lidahku, moccacino hangat ternikmat yang pernah kuteguk. Tik tik tik. Jarum jam ku berdetik pelan. Mengisi sela sela sepi cafe redup ini. Ku hirup wangi asap yang keluar dari cangkirku. Ku pegang erat demi rasa hangat. Begitu tenangnya hati. Ketikan ku terdiam. Ku tengok ke luar,memastikan hadirnya dirimu. Namun hanya parkiran sepi kudapat. Mataku kembali tertuju pada layar. Seketika aku terhanyut pada alur plot buatanku. Ku lirikkan bola mataku, tertangkap samar bayangmu bersama beberapa orang lain. Jantungku berdetak acak. Masih teringat jelas, secangkir moccacino itu terasa berkali kali lipat lebih nikmat. Senyumku mengembang,mataku terpejam, ku resapi setiap hembusan cangkir ini. Karna kau yang selalu spesial walau kau tidak akan tahu. Lirikkan ku perlahan menangkap canda tawamu bersama sahabatmu. Ku pandang wajahmu dengan berhati-hati. Sesekali aku kembali menunduk. Cangkir ini mulai dingin,tapi tetap nikmat. Hina ini mengikatku, memaksaku ter...