Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Kenapa aku jarang menulis ?

Hai, catatan hidup usang, dan kamu yang membacanya. Apa kabar? Aku sudah lama sekai tidak menulis di sini atau di mana pun. Mungkin karena aku memang malas, atau aku punya alasan lain.  Awal mulanya blog ini dibuat hanya untuk waktu senggang saja, sekadar menyalurkan hobi, lalu, tiba-tiba saja, aku merasa selalu sendiri di dunia ini, seperti anak hilang, atau memang ? Tadinya aku hanya menulis asal di sini, apa saja yang sedang aku geluti di dunia nyata biasanya tersirat di tiap postingannya. Kadang menggembirakan, mengherankan atau bahkan memalukan. Aku lalu menuliskan hal-hal yang tak bisa ku ceritakan kepada siapapun, menuliskannya dengan hiperbola, metafor, atau terang-terangan. Aku mengetik di laptop sambil menangis sesenggukan, mengasihi diri sendiri. Sangat nyaman dalam kesendirian dan kesedihan di kamar tidur, aku lalu menamai blog ini “Diarih”,  diriku yang perih, tempat di mana aku menuliskan segala kehidupanku, tidak segala sih, bagian sedih sedihnya saja, dan aku m...

Masih adakah aku ?

Ah kau yang menghilang Suka kau dicari-cari aku ? Suka kau tak melihat kabar-kabar ? Atau masih ? Suka kau di sana? Dimanapun itu. Aku cari kau sejak dalam ingatan Meraba-raba di kolong memori Mungkin ada satu dua waktu Dimana kau tak ada salah keliru. Ah kau Menulis lagi aku karena kau Kau yang tidak lagi menanyakan kabar Kau yang tidak lagi mencari ku malam-malam Masih sering kau menangis di sana? Masih sering kau memikirkan segala? Ah kau Kau yang kujumpai karyanya Tapi tidak penulisnya Kau yang kubaca tulisannya Tapi tak jumpa wujudnya Ah kau  Lupa kau padaku? Mungkin iya mungkin tidak tapi tidak itu kemungkinan kecil Ah kau Muncul dari  mana lagi kau nanti ? Diam-diam kau mencariku kan? 3 4 hari kau pasti akan menulis lagi Lalu aku akan membacanya lagi Hingga kau menulis yang lain Dan aku kau temui Kemudian kita saling hidup menghidupi Dalam kata yang tak tau mana punyaku mana punyamu Ah kau Masih adakah aku ?