Marco - Polo
Sejenak setelah selesai berfoto, salah satu kawan menulis caption, "Keluarga baruku"
Aku membacanya sambil menahan tetes air mata. Keluarga...
Apa aku punya?
Sementara orang mudah sekali menganggap beberapa orang menjadi keluarga, apa aku bisa?
Ada haru dan sedikit canggung di hati saat aku pulang ke rumah, kakakku sudah berkumpul dengan keluarganya, mamaku sudah bertemu dengan suaminya, yang artinya menggantikan bapak, tapi bapakku saja adalah tanda tanya yang menghantuiku, ibu bagiku abu-abu. Apa benar yang ini, apa benar yang itu.
Ah hidup, mengapa kau lucu?
Pandai sekali bermain Marcopolo.
Aku membacanya sambil menahan tetes air mata. Keluarga...
Apa aku punya?
Sementara orang mudah sekali menganggap beberapa orang menjadi keluarga, apa aku bisa?
Ada haru dan sedikit canggung di hati saat aku pulang ke rumah, kakakku sudah berkumpul dengan keluarganya, mamaku sudah bertemu dengan suaminya, yang artinya menggantikan bapak, tapi bapakku saja adalah tanda tanya yang menghantuiku, ibu bagiku abu-abu. Apa benar yang ini, apa benar yang itu.
Ah hidup, mengapa kau lucu?
Pandai sekali bermain Marcopolo.
Komentar
Posting Komentar