puisi tema indonesia indah indonesia kaya
INDONESIA INDAH INDONESIA KAYA
Belinda angraini 8
Pada gelap
yang dikaruniai beribu peri
Pada buih
kopi yang terbiasa mencumbu sepi
Pada malam
yang menginjak pagi
Pada tanda Tanya
yang tersusun rapih
Tidak ada
yang lebih membunuh esokj
Dari badai
seisi hati
Renik-renik
mengalir hitram
Tak jua
sisakan spasi
Adakah yang
lebih buruk
Dari sepatah
kata terlambat?
Kasih..
Percayakah kau
pada reinkarnasi ?
Aku inhin
sekali percaya
Serta selipkan
satu dua pinta
Aku tak
ingin lagi menjadi manusia
Lebih baik
aku menjadi tuna di lautan
Terjaring nelayan
dan mati untuk sang puan
Lebih baik
aku menjadi padi
Dipanen dengan
senang hati
Lalu mengisi
perut si miskin
Indonesia
Negeri indah
tanah surga
Ikan melayang
bebas di laut
Burung bercengkrama
liar di cakrawala
Siapa lagi
yang ragukan kekayaan Indonnesia…
Aku meragu!
Tidaklah satu
tempat dikatakan surga
Jika manusianya
neraka
Tak tahu
balas budi
Takkan satu
negeri dikatakan kaya
Jika manusianya
tak mampu mengelola
Bila Indonesia
kaya
Bagaimana mungkin
rakyat
mengemis meminta pekerjaan
bagaimana
mungkin
rakyat harus
menjadi buruh petik kopi
di tanah
sendiri
Indonesia kaya
Satu semboyan
yang diciptakan para pahlawan
Untuk menyemangati
hati rakyat
Mematri keiklasan
akan waktu, luka bahkan nyawa
Yang terbuang
Biarkan saja
emas dikuasai Amerika
Kilang-kilang
minyak
Juga kelapa
sawit dikuasai Eropa
Toh para
petinggi negeri ini mengizinkan
Mereka
Investor-investor
itu
Akan bawa
peruntungan baik umtuk bumi pertiwi
Menggantikan
samudra menjadi menara
Menggantikan
sawah menjadi perumahan
Menggantikan
hutan menjadi perkebunan
Sungguh peruntungan
yang amat mutlak
Selamat dating
di era baru kolonialisme
Di mana penjajah
bertajuk investasi mendominasi
Selamat dating
di era perbudakan modern
Di mana sang
budak tak pernah tersadar
Selamat kepada
pribumi tanahnya indah
Tanahnya kaya
Selamat
kepada para pemuda
Yang kelak
meneruskan perbudakan
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus