Untukmu yang di Papua
Untuk
mu yang sedang di Papua
Aku
sedang belajar matematika
Sebelum
akhirnya aku muak
Lalu
diam dan tiba-tiba saja melihatmu
Terbayang
saat pertama jumpa
Bertemu
kamu lalu merubah hariku
Merubahku
dan semua tentang hidupku
Aku
rindu kita bersaut-sautan dalam debat
Saling
bertukar cerita dan ide
Lalu
merangkumnya dalam satu wacana
Tapi
tiba-tiba kau pergi
Meninggalkan
aku dan segala wacana kita
Meninggalkan
ide yang ingin beradu dengan dirimu
Meninggalkan
aku dengan seribu tanda tanya
Sedang
apa kau di sana ?
Kapan
kembali ?
Kapan
kita berdebat lagi ?
Aku
bingung dengan semua pertanyaan
Bagaimana
ini bagaimana itu
aku
tak tau harus jawab apa
Selain
membicarakan fakta dan sedikit ngelantur
Lalu
setelah itu aku justeru terlihat bodoh
Atas
semua pencapaian ini
Sebenarnya
mengapa ?
Apa
yang ingin ku buat ?
Mengapa
harus ini ?
Orang-orang
terlalu berisik
Dan
aku tidak suka
Aku
tidak suka dihujam pertanyaan-pertanyaan
Aku
suka jika kau di sini lagi
Menjawab
pertanyaan mereka sehingga aku tidak perlu menjadi sok bijak lagi
Tidak
perlu ngelantur lagi
Dan
tidak perlu terlihat bodoh lagi
Aku
mau kau kembali
Untuk
mu yang di Papua, cepat sini!
Komentar
Posting Komentar